Perlengkapanyang paling penting dalam suatu survival kit adalah kotak P3K. Jangan meremehkan fungsi kotak yang satu ini karena tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi kala kita di alam bebas. Dalam sebuah kotak P3K sebaiknya dilengkapi obat-obatan hingga aneka peralatan untuk menunjang kesehatan.
KelengkapanAlat Pengelasan Sesuai SOP Yaitu : 1. Mesin Las Listrik. Mesin las ini bermacam-macam merk di pasaran dan banyak variasi tegangan kemampuan mesin las ini disesuaikan dengan kebutuhan.Menurut Jenis arusnya mesin las listrik dibedakan menjadi 2 jenis yaitu mesin las istrik arus searah (AC) dan Arus bolak-balik (DC) dan dapat kita
DaftarAlat Pelindung Diri dan Keselamatan Kerja (APD K3) Helm Pengaman (Safety Helmet) Penutup Telinga (Ear Muffs) Penyumbat Telinga (Ear Plug) Kacamata Pengaman (Safety Glasses) Masker Respirator Pelindung Wajah (Face Shield) Tali Pengaman (Safety Harness) Sabuk Pengaman (Safety Belt) Sarung Tangan (Gloves) Sepatu Karet (Boots)
AlatPelindung Diri (APD) adalah suatu alat yang mempunyai kemampuan untuk melindungi seseorang yang fungsinya mengisolasi sebagian atau seluruh tubuh dari potensi bahaya di tempat kerja. Berikut akan kami uraikan jenis-jenis Alat Pelindung Diri (APD) yang biasanya digunakan di dunia proyek beserta fungsinya.
Taliatau sabuk pengaman dugunakan untuk menolong korban kecelakaan, misalnya kecelakaan yang terjadi pada sumur atau tangki. Alat pengamngan ini juga digunakan pada pekerjaan mendaki, memanjat dan konstruksi bangunan. Fasilitas P3K. Penyediaan fasilitas P3K hendaknya diselenggarakan oleh perusahaan atau industri.
ContohRingkasan Isi Buku | Fariolous99. BAB 1. Ringkasan Isi: Hiking adalah olahraga yang sangat menyenangkan karena selain dapat menghirup udara segar di desa, Anda juga bisa menikmati alam bebas dan makin dekat dengan alam. Hiking merupakan kegiatan berjalan dengan tujuan menjelajah dan menikmati rencana perjalanan pada suatu daerah.
YfNxC. Berikut ini merupakan isi dan cara penggunaan isi kotak P3K. 1. Kasa Steril Terbungkus Kasa Steril digunakan untuk menutupi luka yang telah dibersihkan. Lipat Kasa Steril untuk menyesuaikan ukuran lebar Kasa dengan ukuran luka, tutup luka tersebut dan rekatkan dengan menggunakan Plester. 2. Perban Terdapat 2 ukuran lebar Perban dalam Kotak P3K, diantaranya adalah 5 Cm dan 10 Cm. Perban berfungsi untuk membalut luka yang sudah ditutup dengan Kasa Steril dan juga sebagai bantalan menghentikan luka pendarahan. 3. Plester Plester digunakan dalam Kotak P3K adalah plester yang berukuran 1,25 Cm yang berfungsi untuk merekatkan luka yang telah ditutupi dengan kasa atau perban. 4. Plester Cepat Plester Cepat digunakan untuk menutupi luka kecil. Plester Cepat pada umunya sudah terdapat Kasa bantalan yang diberi obat luka. Contoh Plester Cepat diantaranya adalah Hansaplast 5. Kapas Kapas dalam kotak P3K digunakan untuk membersihkan luka dan juga sebagai bantalan luka. Setelah membersihkan luka dengan kapas, harus dipastikan tidak ada Kapas yang tersisa pada luka. 6. Kain Segitiga / Mittela Kain Segitiga / Mittela digunakan untuk membalut luka pada kepala dan juga dapat digunakan untuk membalut gendongan tangan. 7. Gunting Gunting adalah alat yang digunakan untuk menggunting perban, plester ataupun yang lainnya agar sesuai dengan ukuran yang diinginkan. 8. Peniti Fungsi Peniti adalah untuk merapikan balutan. 9. Sarung Tangan Sekali Pakai Pasangan Sarung tangan digunakan untuk melindungi tangan petugas P3K agar tidak terjadi Kontak langsung dengan luka korban dan juga untuk melindungi tangan dari bahaya terkena bahan kimia. 10. Masker Masker digunakan sebagai alat perlindungan terhadap pernafasan untuk petuga P3K sendiri maupun korban. Penggunaan Masker yang baik adalah menutupi hidung dan mulut. 11. Pinset Pinset adalah alat yang digunakan untuk mengambil alat steril ataupun benda asing Kotoran pada luka. 12. Lampu Senter Lampu Senter dipergunakan untuk memperjelas dalam melihat luka ataupun pupil mata korban pingsan. Jika Pupil Mata tetap melebar atau antara pupil kanan dan pupil kiri tidak sama berarti korban benar-benar pingsan, tetapi apabila pupil mata mengecil saat disinari berarti korban masih sadar. 13. Gelas Untuk Cuci Mata Gelas diperlukan untuk mencuci atau membilas mata dari kotoran atau kontak bahan kimia. Tempelkan gelas menutupi mata, buka mata dengan lebar dan gerakkan mata, bilas samapi bersih. 14. Kantong Plastik Bersih Kantong Plastih digunakan sebagai tempat untuk menampung bekas-bekas perawatan luka. 15. Aquades 100ml Larutan Saline Aquades dengan larutan Saline digunakan untuk membersihkan kotoran dari mata dan juga dapat digunakan untuk membersihkan luka. 16. Povidon Iodin Povidon Iodin adalah obat antiseptik digunakan untuk mengobati luka tersayat atau tergores yang tidak dalam. Oleskan Povidon Iodin pada bagian luka. Jenis Obat Povidon Iodin yang sering ditemukan di pasaran diantaranya adalah Betadine. 17. Alkohol 70% Alkohol 70% digunakan sebagai antiseptik luka dan juga dapat digunakan sebagai perangsang orang yang pingsan. 18. Buku Panduan P3K Buku yang dipergunakan sebagai panduan dalam Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan P3K. Isi dari buku tersebut diantaranya adalah cara-cara melakukan pertolongan pertama pada patah tulang, luka bakar, korban keracunan, serangan asma, korban pingsan, sumbatan nafas, terpapar bahan kimia, eakuasi korban dan lain sebagainya.
Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan di tempat kerja atau P3K di tempat kerja adalah upaya memberikan pertolongan pertama secara cepat dan tepat kepada pekerja/buruh dan/atau orang lain yang berada di tempat kerja, yang mengalami sakit atau cidera di tempat kerja. Penerapan P3K di tempat kerja mengacu kepada Permenaker nomor 15 tahun isi kotak P3KPeraturan tersebut menjelaskan bahwa tempat kerja wajib menyediakan fasilitas P3K. Salah satu fasilitas P3K di tempat kerja yang dimaksud adalah kotak P3K beserta isinya. Lalu, bagaimana bentuk kotak P3K? apa saja isi yang ada didalam kotak P3K ?Bentuk Kotak P3KStandar Isi Kotak P3KFungsi dan cara penggunaan obat/alat yang terdapat di Kotak P3KKasa Steril PembungkusPerbanPlesterPlester CepatKapasKain Segitiga / MittelaGuntingPenitiSarung tangan sekali pakai MaskerPinsetLampu SenterGelas untuk cuci mataKantong Plastik BersihAquades 100ml larutan salinePovidon IodinAlkohol 70%Buku Panduan P3K di tempat kerjaBentuk Kotak P3KKotak P3K haruslah terbuat dari bahan yang kuat dan mudah dibawa, berwarna dasar putih dengan lambang P3K berwarna hijau. Isi kotak P3K sudah diatur dalam Permenaker 15 Tahun 2008 dan tidak boleh diisi bahan atau alat selain yang dibutuhkan untuk pelaksanaan P3K di tempat kotak p3k standarPenempatan kotak P3K haruslah pada tempat yang mudah dilihat dan dijangkau, diberi tanda arah yang jelas,cukup cahaya serta mudah diangkat apabila akan digunakan. Jumlahnya disesuaikan dengan jumlah pekerja/buruh sesuai dengan lampiran 3 Permenaker nomor 15 Tahun 2008 ini. Dalam hal tempat kerja dengan unit kerja berjarak 500 meter atau lebih, masing-masing unit kerja harus menyediakan kotak P3K sesuai jumlah pekerja/buruh. Dalam hal tempat kerja pada lantai yang berbeda di gedung bertingkat, maka masing-masing unit kerja harus menyediakan kotak P3K sesuai jumlah pekerja/ jumlah kotak P3KBerikut daftar isi kotak P3K di tempat kerja sesuai dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor steril terbungkusPerban lebar 5 cmPerban lebar 10 cmPlester lebar 1,25 cmPlester cepatKapas 25 gramKain segitiga/mittelaGuntingPenitiSarung tangan sekali pakaiMaskerPinsetLampu senterGelas untuk cuci mataKantong plastik bersihAquades 100 ml larutan SalinePovidon Iodin 60 mlAlkohol 70%Buku panduan P3K di tempat kerjaBuku catatanDaftar isi kotaktable isi kotak P3K beserta jumlahnyaFungsi dan cara penggunaan obat/alat yang terdapat di Kotak P3KKasa Steril PembungkusKasa steril pembungkus ini digunakan untuk menutupi luka yang telah sterilCara penggunaannya, lipat kasa steril untuk menyesuaikan ukuran lebar kasa dengan ukuran luka kemudian tutup luka tersebut dan rekatkan dengan menggunakan 2 ukuran lebar perban dalam Kotak P3K antara lain 5 cm dan 10 cm. Perban berfungsi untuk membalut luka yang sudah ditutup dengan kasa steril dan juga sebagai bantalan menghentikan luka 5 cmPlesterPlester digunakan dalam kotak P3K adalah plester 1,25 cm yang berfungsi untuk merekatkan luka yang telah ditutupi dengan kasa ataupun cmPlester CepatPlester cepat dapat digunakan untuk menutupi luka kecil. Plester cepat pada umumnya sudah terdapat bantalan yang diberi obat CepatKapasKapas dalam Kotak P3K digunakan untuk membersihkan lukan dan juga sebagai bantalan luka. Setelah membersihkan luka dengan kapas, harus dipastikan tidak ada kapas yang tersisa pada 25 gramKain Segitiga / MittelaKain segitiga atau Mittela digunakan untuk membalut luka pada kepala dan juga dapat digunakan untuk membalut gendongan mitelaGuntingGunting merupakan alat yang digunakan untuk memotong perban, plester ataupun yang lainnya agar sesuai dengan ukuran yang dari peniti ini adalah untuk merapikan tangan sekali pakai Sarung tangan ini digunakan untuk melindungi tangan petugas P3K agar tidak terjadi kontak langsung dengan luka korban dan juga untuk melindungi tangan dari bahaya terkena bahan kimia ataupun bahan berbahaya/beracun digunakan sebagai alat perlindungan terhadap pernafasan untuk petugas P3K sendiri maupun korban. Penggunaan masker yang baik adalah menutupi hidung dan merupakan alat yang digunakan untuk mengambil alat steril ataupun benda asing kotoran pada SenterLampu senter digunakan untuk memperjelas dalam melihat luka ataupun pupil mata korban yang mengalami untuk cuci mataGelas diperlukan untuk mencuci atau membilas mata dari kotoran atau kontak dengan bahan kimia. Tempelkan gelas menutupi mata, buka mata dengan lebar dan gerakkan mata, bilas sampai cuci mataKantong Plastik BersihKantong plastik digunakan sebagai tempat untuk menampung bekas-bekas perawatan 100ml larutan salineAquades dengan larutan saline digunakan untuk membersihkan kotoran dari mata dan juga dapat digunakan untuk membersihkan IodinPovidon iodin adalah obat antiseptik yang digunakan untuk mengobati luka tersayat atau tergores yang tidak dalam. Oleskan povidon iodin pada bagian luka. Jenis obat povidon iodin yang sering ditemukan adalah iodineAlkohol 70%Alkohol 70% digunakan sebagai antiseptik Panduan P3K di tempat kerjaBuku yang dipergunakan sebagai panduan dalam Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan P3K. Isi dari buku tersebut diantaranya adalah cara melakukan pertolongan pertama pada patah tulang, luka bakar, korban keracunan, serangan asthma, korban pingsan, sumbatan nafas, terpapar bahan kimia, dan lain Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 2015, “Daftar Isi Kotak P3K Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan.” diakses pada tanggal 20 Maret 2015.
Alat Pelindung Diri – Keselamatan bekerja adalah hal yang wajib diprioritaskan bagi seluruh perusahaan. Untuk menjamin pelaksanaannya, hal ini juga diatur di dalam Undang Undang Ketenagakerjaan. Tujuannya guna membuat standard yang jelas mengenai keselamatan kerja yang di dalamnya terdapat aspek APD. APD atau alat perlindungan diri adalah komponen alat yang mampu memberi perlindungan ekstra pada seseorang dari risiko menjadi korban kecelakaan kerja. Dengan kata lain, APD merupakan perlengkapan wajib yang harus digunakan saat bekerja. Umumnya, penggunaannya disesuaikan dengan tingkat bahaya serta risiko yang harus dihadapi, baik oleh para pekerja maupun orang-orang di sekelilingnya. Sehingga, diharapkan proses kerja dapat berlangsung aman untuk semua pihak. Daftar Alat Pelindung Diri dan Keselamatan Kerja APD K3 Helm Pengaman Safety Helmet Penutup Telinga Ear Muffs Penyumbat Telinga Ear Plug Kacamata Pengaman Safety Glasses Masker Respirator Pelindung Wajah Face Shield Tali Pengaman Safety Harness Sabuk Pengaman Safety Belt Sarung Tangan Gloves Sepatu Karet Boots Sepatu Pengaman Safety Shoes Jas Hujan Raincoat Pelampung Rompi Safety Wearpack atau Coverall Daftar Isi ArtikelAlat Pelindung Diri dan Fungsinya1.. Helm Pengaman Safety Helmet2. Penutup Telinga Ear Muffs3. Penyumbat Telinga Ear Plug4. Kacamata Pengaman Safety Glasses5. Respirator6. Pelindung Wajah Face Shield7. Tali Pengaman Safety Harness8. Sabuk Pengaman Safety Belt8. Sarung Tangan Gloves9. Sepatu Karet Sepatu boots10. Sepatu Pengaman Safety Shoes11. Jas Hujan Raincoat12. Pelampung13. Rompi Safety14. Coverall atau WearpackARTIKEL LAINNYA Setelah sebelumnya kita membahas daftar alat pelindung diri dan keselamatan kerja K3 secara singkat. Dalam sub ini kita akan menjabarkan alat-alat tersebut beserta dengan gambar dan juga fungsinya. 1.. Helm Pengaman Safety Helmet Tujuan menggunakan helm adalah untuk menghindari benturan benda tajam dan berat yang dapat melukai kepala. Selain itu, kepala juga terlindung dari api, percikan bahan kimia, suhu ekstrem, dan radiasi panas. Helm digunakan utamanya pada pekerjaan konstruksi, karena kemungkinan dari bahaya material-material bangunan yang jatuh dari atas bangunan. 2. Penutup Telinga Ear Muffs Penggunaan ear muffs sangat tepat apabila Anda terpapar suara 40 hingga 50 dB dan 100–8000Hz. Ukurannya pun dapat mengakomodasi segala ukuran telinga karena umumnya dibuat dengan bantalan cukup besar untuk menutup seluruh daun telinga. Meski begitu, sebaiknya hindari penggunaan ear muffs dalam jangka waktu yang terlalu lama karena dikhawatirkan akan membuat bantalan mengerut dan mengeras. 3. Penyumbat Telinga Ear Plug Menggunakan ear plug dapat menghalau suara bising yang dapat merusak organ dalam telinga hingga kurang lebih 30 dB. Anda dapat menemukan dua jenis ear plug, yaitu yang dapat digunakan berkali-kali non disposable dan sekali pakai disposable. Disposable ear plug umumnya berbahan dasar kapas sedangkan non disposable ear plug berbahan dasar plastik cetak atau karet. 4. Kacamata Pengaman Safety Glasses Mata adalah organ vital yang sangat rentan karena teksturnya yang lunak dan hanya dilapisi oleh kulit tipis, yaitu kelopak mata. Sehingga, penggunaan APD untuk melindungi fungsi mata adalah hal yang wajib dilakukan. Kacamata dapat menjaga mata, baik dari paparan debu maupun asap yang dapat membuat mata iritasi, percikan cairan kimia yang umumnya terjadi di dalam laboratorium, atau cahaya yang sangat terang dan panas seperti di area pengelasan. Ada beberapa jenis kacamata yang penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan Anda Safety spectacles, digunakan untuk melindungi mata dari partikel yang beterbangan. Dapat juga digunakan untuk menghalau panas berlebihan yang tak dapat ditoleransi oleh mata; Safety goggles, dipakai ketika lokasi kerja yang harus Anda hadapi terpapar uap, asap, atau kabut yang mengganggu yang dilengkapi dengan segel pelindung di area mata membuat mata Anda terhindar dari percikan cairan yang mungkin datang dari segala arah; serta Face shielddan welding helmet,APD yang mampu melindungi wajah Anda secara utuh. Terkadang, bahaya kilatan api tak hanya berdampak pada mata, namun juga wajah Anda. 5. Respirator Masker pernafasan memiliki fungsi untuk menyaring cemaran bahan kimia, partikel debu, mikroorganisme, asap, uap, aerosol, atau kotoran lain yang mengotori udara yang Anda hirup. Sehingga, kesehatan organ pernapasan dapat lebih terjaga dan sehat. Respirator memiliki fungsi mirip seperti masker. Hanya saja alat safety ini biasa digunakan di lingkungan kerja berbahaya, seperti misalnya lingkungan kimia, nuklir, gua dll. 6. Pelindung Wajah Face Shield Face shield atau alat pelindung wajah adalah komponen APD yang penting untuk mengurangi kemungkinan wajah terpapar cemaran air atau udara, zat kimia berbahaya, percikan larutan panas, ataupun goresan benda tajam lainnya. Biasanya alat ini digunakan pada aktivitas pengelasan. 7. Tali Pengaman Safety Harness Safety harness pada dasarnya adalah bagian dari sabuk keselamatan yang wajib digunakan orang yang harus berhadapan dengan ketinggian. Ada dua macam safety harness full body harness dan non-full. Sesuai SK Dirjen Pembinaan dan Pengawasan Tenaga Kerja, penggunaan full body harness wajib untuk di tempat tinggi yang rawan terjatuh. Supaya fungsinya dapat dirasakan secara maksimal, umumnya penggunaan harness juga dilengkapi dengan berbagai peralatan lain, seperti decender, rope clamp, dan karabiner. 8. Sabuk Pengaman Safety Belt Sama seperti poin sebelumnya, alat ini juga digunakan ketika pekerja bekerja di ketingian. Perbedaan antara safety harness dan safety belt bisa dilihat dari bentuk ikatan dan fungsinya. bentuk ikatan full safety harness adalah menyelimuti seluruh tubuh. Sedangkan safety belt hanya mengikat pada bagian pinggang saja. Alat pelindung diri ini digunakan ketika resiko jatuh dari ketinggian minim, berkebalikan dengan safety harness. 8. Sarung Tangan Gloves Beberapa pekerjaan yang berhubungan dengan larutan kimia, proses pemanasan, ataupun komponen benda tajam, umumnya mengharuskan pemakaian sarung tangan secara intensif mengingat tingginya risiko jenis sarung tangan yang paling banyak digunakan adalah Cotton gloves sarung tangan berbahan dasar katun, berguna untuk memberi proteksi dari goresan, sayatan, atau luka lainnya; Leather gloves sarung tangan kulit, memiliki fungsi sama seperti sarung tangan katun. Namun, material kulit umumnya lebih nyaman untuk digunakan dan lebih kuat menahan benda yang berpotensi melukai tangan; Rubber gloves sarung tangan karet, berfungsi untuk melindungi kulit dari kontak langsung dengan minyak dan bahan di laboratorium juga kerap menggunakan sarung tangan karet; serta Sarung tangan yang didesain khusus agar mampu melindungi tangan ketika harus bekerja di lokasi yang memiliki aliran listrik, baik tegangan rendah maupun tinggi. 9. Sepatu Karet Sepatu boots Tanpa sepatu yang sesuai, kaki akan rentan terluka oleh benda tajam di tanah ataupun kejatuhan benda berbahaya dari atas. Karena itu, menggunakan sepatu boot berfungsi untuk melindungi kakidari tusukan benda tajam, bahan kimia berbahaya, cairan yang terlalu dingin atau panas, dan lain-lain. 10. Sepatu Pengaman Safety Shoes Serupa dengan boot, sepatu pengaman ini membantu kaki Anda terlindung dari bahaya cairan kimia, tusukan benda tajam, benturan benda berat, dan lain-lain. Sepatu jenis ini umumnya lebih tahan lama dibandingkan dengan macam sepatu yang lain, sehingga dapat tetap berfungsi optimal dalam periode waktu yang panjang. Anda dapat memilih material pembuat sepatu pengaman sesuai dengan kebutuhan. Ada yang memang didesain supaya tahan selip, tahan bahan panas, tahan listrik, dan tahan bahan kimia. 11. Jas Hujan Raincoat Meski terkesan tak terlalu penting, jas hujan berfungsi untuk melindungi tubuh dari percikan air, baik ketika harus bekerja di bawah air hujan maupun ketika mencuci peralatan dengan air dalam jumlah besar. Beberapa jas hujan didesain khusus agar tak hanya tahan air namun juga tahan panas danapi, seperti yang pada umumnya dipakai oleh para anggota pemadam kebakaran. 12. Pelampung Bicara mengenai pelampung, umumnya yang orang ingat adalah life jacket yang digunakan para tim penyelamat di pesisir pantai atau kolam renang. Padahal life jacket ini hanyalah salah satu dari bermacam—macam jenis pelampung. Ada juga buoyancy control device yang dapat diatur tingkat terapungnya, offshore life jacket yang bermanfaat di perairan terbuka, dannear shore vest untuk kondisi perairan yang tenang tanpa arus. Sedangkan, yang paling banyak digunakan orang adalah jenis flotation aid karena sangat nyaman dan dapat menunjang proses penyelamatan di air tenang. 13. Rompi Safety Rompi sebagai komponen APD yang baik adalah yang berbahan poliester dan mampu memantulkan cahaya karena telah didesain secara khusus dengan tambahan reflektor. Salah satu fungsi utama menggunakan alat ini adalah supaya pekerja dapat terlihat dengan jelas pada waktu malam hari atau ketika penerangan tak terlalu memadai. 14. Coverall atau Wearpack Wearpack adalah pakaian khusus yang dipakai oleh orang-orang yang memiliki risiko pekerjaan tinggi. Model pakaian ini umumnya menutupi leher hingga mata kaki sehingga dapat mengamankan seluruh tubuh. Pekerja bengkel, tambang, dan pemadam kebakaran adalah orang-orang yang hampir selalu menggunakan wearpack demi keselamatan mereka. Menggunakan APD ini diharapkan tubuh terlindung dari percikan minyak, bensin, panas, api dll. Bahan yang digunakan pun bervariasi. Ada yang menggunkan bahan drill dan katun untuk pekerjaan yang tak bersentuhan dengan api. Namun ada juga katun anti api yang mengurangi kemungkinan tubuh melakukan kontak fisik dengan api. Garis terang yang ada pada wearpack, umumya berwarna hijau kekuningan, bernamascotch light supaya terhindar baik dari risiko tertabrak kendaraan maupun kelalaian manusia lainnya. 15. Masker Demikianlah penjelasan macam-macam APD K3 yang harus dikenakan oleh setiap orang yang bekerja dengan faktor risiko tinggi. Setiap tempat kerja mungkin akan menambahkan alat khusus yang telah dirancang menyesuaikan pekerjaannya. Namun secara umum, itulah APD yang harus dikenakan.
Menampilkan 983270 produk untuk "Peralatan P3K" 1 - 60 of 983270Tambah ke WishlistALKOHOL ISOPROPYL 99% 1 LITER / ISOPROPYL / Utaracliger shop 1528Tambah ke WishlistAlkohol Absolut Teknis 96% - 1 Liter12% TimurLayana Olin Store 2433Tambah ke WishlistAlkohol Teknis 70% - 1 Liter11% TimurLayana Olin Store 1595Tambah ke WishlistSHAMROCK Sarung Tangan Black Latex Gloves HITAM Non Powder isi Gloves 64Tambah ke WishlistAquabidest / Water For Injection 500 Scientific 28Tambah ke WishlistOnemed Ultrafix 5cm x 5m Plester Penutup Luka Non Woven12% Health Store 308Tambah ke WishlistOnemed Ultrafix 10cm x 5m Plester Penutup Luka Non Health Store 246Tambah ke WishlistHEXA HUSADA - Kasa Steril 16x16 cm Pembalut Luka Kassa MEDIKA STORE 1759Tambah ke WishlistONEMED - H2O2 Hydrogen Peroxide 3% 100 ml24% Health Store 113Tambah ke WishlistONEMED - Kotak P3K Portable + Isi SET Tas P3K Mobil Lengkap MEDIKA STORE 443
Perlengkapan P3K adalah pertolongan pertama pada kecelakaan. Perlengkapan ini termasuk hal paling penting yang harus kamu lakukan saat kecelakaan ringan ataupun berat. Manusia tentunya tidak akan pernah terlepas dari penyakit ataupun bahaya. Bahkan rumah saja tidak cukup untuk menjadi tempat perlindungan paling aman. Selalu saja ada resiko yang mengancam keselamatan kamu dan keluarga. Namun lain halnya jika kamu sudah memiliki stok perlengkapan P3K lengkap. Tentunya kamu akan lebih siap membantu keluarga saat terjadi bahaya ataupun kecelakaan tersebut. Kali ini Klikasuransiku akan membahas komponen perlengkapan dalam P3K yang harus kamu miliki. Daftar Perlengkapan P3K P3K merupakan bagian dari upaya perawatan serta pertolongan sementara bagi korban kecelakaan sebelum memperoleh pertolongan. Pada dasarnya pertolongan ini sifatnya hanya mencegah saja. Namun, bisa juga mengobat apabila korban memang tidak terluka parah. Perlengkapan P3K bisa digunakan mencegah terjadinya infeksi, meredakan rasa sakit, serta mencegah tingkat kecacatan lebih parah. Sehingga kesembuhan korban pun bisa disegerakan. Berikut daftar perlengkapan P3K yang harus disediakan dan fungsinya masing-masing. 1. Sarung Tangan Steril Keselamatan diri tetap terjaga meskipun kamu tidak sedang menangani atau mengobat orang lain. Sarung tangan steril ini berfungsi mencegah agar tidak terinfeksi virus dan bakteri saat melakukan perawatan pada korban. Sehingga infeksi dan penularan kuman pun juga bisa dicegah. Sebaiknya kamu gunakan sarung tangan Sensi Gloves. Sarung tersebut terbuat dari karet alami latex. Namun sifatnya hanya sekali pakai saja. 2. Kasa Steril Kasa atau kain steril adalah kasa yang sudah berada dalam keadaan steril dan dapat digunakan sebagai penutup dan pembersih luka. Kasa ini bisa kamu dapatkan dalam berbagai ukuran seperti 5 cm dan 10 cm. 3. Obat-obatan Kamu juga harus menyiapkan obat-obatan untuk penyakit yang biasanya terjadi pada seseorang. Misalkan saja seperti obat demam, diare, larutan oralit, obat luka bakar, obat flu, dan obat meredakan nyeri serta peradangan. Kamu juga bisa siapkan salep antibiotik agar luka bisa memerangi bakteri. Sehingga waktu penyembuhannya akan lebih cepat. 4. Cairan Pembersih Tangan Cairan ini berfungsi sebagai pembersih tangan dari berbagai kuman dan bakteri. Kamu juga bisa gunakan cairan pembersih atau akrab disebut hand sanitizer sebagai alternatif dalam mencuci tangan. 5. Perekat Perban Agar luka tidak berkembang menjadi infeksi, maka tutuplah dengan perekat perban yang sifatnya tidak lengkap. Perekat ini disebut adhesive cloth tape. 6. Gunting Tentunya gunting juga sangat diperlukan pada berbagai kondisi seperti untuk memotong perekat atau perban. Fungsi lainnya yaitu menggunting pakaian seseorang sehingga penanganan lukanya akan lebih mudah. 7. Senter Senter digunakan untuk pendeteksian cedera yang berada di area gelap. Misalkan seperti lubang hidung, tenggorokan, dan juga lubang telinga. 8. Pinset Tentunya ini bukan pinset yang digunakan untuk mencabut uban orang tua kamu. Melainkan untuk mengambil berbagai objek asing yang ukurannya kecil di dalam tubuh seperti serpihan kayu, duri, dan lainnya. 9. Buku Panduan Dalam menangani korban agar tetap sesuai prosedur, maka siapkanlah buku panduan. Meskipun kadang ini adalah hal tidak penting, namun tetaplah menaati peraturan. Misalkan saja seperti penggunaan alat ataupun obat yang ada di dalam kotak P3K tersebut. Hal yang Dilakukan Saat Terjadi Kecelakaan 1. Bersikap Tenang Janganlah bersikap panik saat kecelakaan terjadi. Berusahalah untuk menenangkan diri agar kamu bisa memberikan pertolongan pertama. Sebab jika pikiran tidak jernih pastinya kamu akan kesulitan untuk mengkondisikan kembali situasi juga bagian pertolongan paling tepat yaitu menghubungi nomor darurat kecelakaan. Apabila ponsel kamu berada di luar jangkauan, segeralah minta orang lain menghubungi nomor darurat tersebut. 3. Menjauhkan Diri dari Titik Kecelakaan Hal yang paling ditakutkan adalah kondisi sekitar yang sulit dikendalikan. Apalagi saat terjadi kecelakaan beruntun. Tentunya potensi terjadinya kebakaran akan lebih besar. sehingga kamu diminta untuk menjauhkan diri dari lokasi tersebut. Jauhkan juga diri dari benda lainnya seperti bensin. Sebab hal tersebut bisa memicu terjadinya bahaya lain yang bahkan jauh lebih buruk. Apalagi adanya percikan api dari asap puntung rokok seseorang disekitar kamu. 4. Periksa Kondisi Korban Selanjutnya yaitu kamu memastikan apakan korban baik-baik saja atau perlu diberikan obat-obatan segera. Apabila korban merasa sangat kesulitan untuk bernapas, maka lepaskanlah semua benda yang terikat pada tubuhnya. Lalu tarik korban tersebut keluar lokasi. Apalagi saat tenaga medis masih belum ada di tempat kejadian. Itulah daftar penting perlengkapan P3K beserta kegunaannya masing-masing. Kami juga telah menyajikan hal-hal yang bisa dilakukan ketika terjadi kecelakaan atau bahaya. Sehingga dengan panduan tersebut kamu bisa lebih siap siaga saat terjadi bahaya pada orang lain maupun diri sendiri. Mari Bergabung dalam Newsletter Kami Dapatkan berita yang terpercaya dan menginspirasi yang kami kirim setiap bulan
alat p3k beserta fungsinya